Budaya mutu sekolah merupakan faktor yang paling penting dalam upaya membentuk Peserta didik sesuai dengan karakter Pelajar Pancasila yaitu : Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, berkebinekaan global, gotong royong,mandiri, kreatif dan bernalar Kritis. Sekolah yang memiliki keunggulan budaya mutu dapat dilihat dari beberapa variabel seperti perolehan nilai akademik, perilaku siswa, proses pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler, kondisi fisik sekolah, kinerja perpustakaan, lingkungan sekolah, budaya sekolah, lingkungan sekolah sehat, dan manajemen sekolahnya, yang berpengaruh terhadap kinerja individu dan mutu sekolah itu sendiri. Dalam upaya mewujudkan budaya mutu sekolah, SMP Negeri 3 antara lain melakukan upaya–upaya :
Pembelajaran menyenangkan merupakan suasana belajar mengajar yang dapat memusatkan perhatiannya secara penuh saat belajar sehingga curah waktu perhatiannya (time on task) tinggi. Pembelajaran menyenangkan dapat diartikan sebagai pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa dengan berbagai metode yang diterapkan, sehingga saat pembelajaran berlangsung siswa tidak merasa bosan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pembelajaran menyenangkan adalah suatu proses pembelajaran yang berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan. Suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai maksimal.
Pembelajaran diferensiasi adalah proses siklus mencari tahu tentang siswa dan merespons belajarnya berdasarkan perbedaan. Ketika guru terus belajar tentang keberagaman siswanya, maka pembelajaran yang profesional, efesien, efektif, dan menyenangkan akan terwujud.Sebagai contoh, apabila guru memberikan tugas membaca kepada murid-muridnya, guru harus mengetahui tingkat level kemampuan membaca muridnya sehingga memberikan tugas membaca sesuai dengan tingkat level membaca murid tersebut dan juga bisa mengaitkannya dengan ketertarikan dari murid tersebut. Sehingga pembelajaran diferensiasi tidak menambah beban murid-murid dalam belajar tetapi justru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan merangsang anak untuk terus belajar sehingga akan membantu anak dalam mencapai kesuksesan dalam belajar. (Hollas dalam Andini,2016).SMP Negeri 3 Jakarta menyadari pentingnya pembelajaaran diferensiasi dan meyenangkan kepada peserta didik, upaya yang dilakukan agar guru dapat menerapkan pembelajaran diferensiasi dan menyenangkan adalah mendorong para guru untuk belajar bagaimana cara melakukan pembelajaran diferensiasi dan menyenangkan melalui diskusi di MGMP dan saling berbagi antar MGMP sekolah untuk memperkaya kahasanah metode belajar diferensiasi yang menyenangkan, dan tentu sambil belajar juga langsung menerapkan Pembelajaran menyenangkan kepada peserta didik dalam kegiatan pembelajarannyaDalam rangka menciptakan pembelajaran yang menyenangkan di SMP Negeri 3,
Beberapa panduan yang harus dilakukan oleh guru antara lain :
1. Menyapa siswa dengan ramah dan bersemangat
2. Menciptakan suasana rileks. Dengan cara pembelajaran luar kelas, pengaturan tempat duduk yang berubah-rubah dapat berupa format U, lingkaran dan lain sesuai keinginan peserta didik dan dapat berganti setiap Minggu
3. Selalu memotivasi peserta didik
4. Menggunakan ice breaking
5. Menggunakan metode bervariatif antara lain :
a. Every one is a teacher here
b. The Power of two and four
c. Card sort
d. Reading aloud
Dan metode belajar lainnya berdasarkan kegiatan di mgmp
Sedangkan untuk panduan penggunaan sarana pembelajaran luar kelas
1. Sarana pembelajaran luar kelas terdiri dari taman budaya, bangsal snega, perpustakaan, mesjid, outdoorclass kebun sekolah, gazebo kebun sekolah , halaman depan sekolah, dan laboratorium sekolah. Mohon sarana luar kelas dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin agar peserta didik dapat belajar dengan baik
2. Sampaikan permohonan izin penggunaan kepada bagian sarpras sehari sebelumnya, ini agar tidak terjadi bentrok dalam pemakaian sarana luar kelas dan tertib administrasinya
3. Persiapkan rencana pembelajaran yang disesuaikan kondisi sarana luar kelas. Jika sarana luar kelas tak ada fasilitas whiteboard atau lcd projektor pembelajaran dapat menggunakan e-learning dan untuk presentasi dapat dikirim via WhatsApp sehingga presentasi dapat juga dilakukan di luar kelas. Diperlukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran luar ruang kelas
3. Disarankan untuk melakukan pembelajaran berkelompok, game, icebreaking dan berbagai metode pembelajaran yang menyenangkan
4. Lakukan pengawasan dengan baik ketika pembelajaran luar ruang kelas agar mengurangi resiko peserta didik melakukan hal yang kurang baik

